Newsticker : Home | Guestbook | Arsip
Berita Rubrik Sulteng
Rabu, 31 Juli 2013

Formasi CPNS 2013 Pemprov Masih Samar

*Pemda Belum Beritakan Keterangan Resmi

PALU-Kabar terkait pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2013 telah beredar. Hal ini sempat ikut diberikatan melalui media nasional bahawa Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) telah membagikan formasi CPNS 2013 ke daerah-daerah. Meski begitu, hingga kini belum ada pernyataan resmi yang diperoleh dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terkait hal tersebut.
Saat dikonfirmasi, pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sultengtidak bersedia memberi penjelasan dan mengarahkan langsung kepada pihak yang lebih berwenang, yakni melalui Asisten III Sulteng Derry Djanggola yang saat ini menjadi pejabat yang membawahi langsung BKD Sulteng. Sayangnya, Assiten III, termasuk Sekretaris Daerah Sulteng Amjad Lawasa, sedang melakukan kunjungan dinas ke luar kota.
Meski begitu, sebagaimana telah diberitakan sebelumnya bahwa Pemerintah Provinsi Sualwesi Tengah tahun 2013 ini telah mengusulkan sebanyak 280 formasi yang didominasi oleh formasi tenaga kesehatan.
Beberapa waktu lalu Kepala Bidang Data dan Formasi BKD Provinsi Sulteng, Farid Yotolembah mengatakan untuk usulan penerimaan CPNS tahun ini  pihaknya memang telah mengirim usulan formasi ke pemerintah pusat yang ditandatangani langsung oleh gubernur. "Kita sudah mengusulkan beberapa tenaga teknis yang mendasar seperti tenaga kesehatan dan tenaga teknis lainnya," kata Farid, tempo hari.
Untuk tenaga kesehatan pada formasi CPNS umum tahun ini yakni sebanyak 152 orang dan tenaga teknis 128 orang, sehingga total 280 jumlah formasi. Tapi Farid menegaskan bahwa jumlah ini masih sebatas pengusulan bukan formasi final yang akan dibuka pada rekrutmen nanti.
"Itu baru usulan yang diajukan ke Menpan jadi belum tentu itu disetujui oleh Menpan karena baru usulan," katanyalagi.
Formasi tersebut ditentukan berdasarkan kebutuhan Pemerintah Proivinsi Sulteng. Formasi tenaga kesehatan, BKD mengusulkan 152 orang di antaranya S1 dokter umum sebanyak 7 orang, S1 dokter gigi 2 orang, D3 perawat 10 orang, D3 keperawatan 40 orang, bidan/D3 kebidanan, juga formasi asisten apoteker
Sementara untuk tenaga teknis ada beberapa posisi yang memang masih menjadi kebutuhan di berbagai bidang; dokter hewan, nutrisian makanan ternak, sanitarian, pranata laporan keuangan, instruktur tambang, penerjemah bahasa Inggris dan Jepang, kearsipan, pranata komputer, pranata humas, pengawas jalan dan jembatan, pengendali ekosistem hutan, juga instruktur berbagai bidang tehnik.
Sementara itu, sebagaimana yang telah dilansir sebelumnya, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) telah membagikan formasi CPNS baru periode 2013. Tidak hanya itu, Kemen PAN-RB juga mengeluarkan aturan agar setiap instansi segera mengumumkan formasi lowongan itu kepada masyarakat umum. 
Imbauan itu sebagaimana disampaikan langsung oleh  Kepala Biro Hu kum dan Humas (Karo Hukmas) Imanuddin. Dia menyebutkan, banyak media yang bisa dipakai untuk mengumumkan lowongan formasi CPNS 2013. Mulai media cetak daerah setempat, website resmi, hingga pengumuman tempelan biasa, tetapi dipasang di kantor desa, kelurahan, hingga kecamatan.
Pengumuman tersebut, sebagaimana ditegaskannya setidaknya berisi  jenis jabatan yang dibutuhkan, jumlahnya, lokasi penempatan, dan kualifikasi minimalnya. Dia pun menyebutkan, bahwa masih ada laporan bahwa instansi penerima kuota CPNS baru belum mengumumkan ke masyarakat. Padahal, pengalokasian itu di lakukan beberapa pekan lalu.
Menurut dia, pengumuman formasi atau lowongan CPNS merupakan upaya transparansi dalam penerimaan calon aparatur baru. ”Masyarakat bisa mengetahui posisi pekerjaan apa yang sesuai dengan ijazahnya,” kata dia. Misalnya yang dibutuhkan sarjana ekonomi, tentu saja pelamar yang boleh mengikuti rangkaian ujian ju ga lulusan S-1  ekonomi.
Ditambahkannya lagi, seleksi CPNS tetap dijalankan secara bersih, objektif, dan jujur. Pendaftaran CPNS baru tahun ini tidak dipungut biaya. Keputusan ini untuk mewujudkan upaya nyata reformasi birokrasi, khususnya di bidang SDM aparatur. ”Diharapkan melalui cara-cara yang bersih ini bisa tumbuh kembali kepercayaan publik terhadap PNS,” katanya.
Tahun ini pemerintah merekrut CPNS melalui lima jalur. Yakni, jalur pelamar umum, honorer kategori 2, formasi khusus untuk dokter, seleksi untuk tenaga ahli tertentu yang tidak ada di lingkungan PNS, dan seleksi calon siswa ikatan dinas. Untuk pelamar umum dan honorer kategori 2 (TH2), dilakukan seleksi melalui tes kompetensi dasar (TKD) dan tes kompetensi bidang (TKB). Pelaksanaan tes untuk TH2 dengan sistem lembar jawaban komputer (LJK), sedangkan bagi pelamar umum dengan sistem kombinasi, LJK dan computer  assisted test  (CAT).
Kabar terakhir mengatakan bahwa untuk skala Sulawesi Tengah, Kemen PAN-RB hanya menyetujui dua usulan, yakni provinsi Sulteng dan Kabupaten Touna. Kota Palu sendiri, sebagai salah satu pemerintahan yang usulannya ditolak pun, oleh BKD setempat telah mengatakan bahwa penolakan usulan oleh Kemen PAN-RB berdasarkan beberapa pertimbangan, yakni jumlah tenaga honorer kategori dua (K2) yang ada saat ini sudah cukup besarsehinggadiharapkan pengusulan CPNS bisa mengakomodir tenaga honorer K2 yang ada. Alasan lainnya,karena beban belanja pegawai sudah diatas 50 persen dari APBD.(nhr)
Edisi Radar Sulteng
  • Selasa, 21 Oktober 2014
Search
Latest Guestbook
Copyright @ 2011 Media Link. All Rights Reserved.