Newsticker : Home | Guestbook | Arsip
Berita Rubrik Sulteng
Selasa, 2 Juli 2013

BPPMD Sulteng Kerja Sama BKPM Semarang

*Pengusaha Semarang Tertarik Komiditi Pala Sulteng

PALU- Selain mempromosikan potensi sumber daya alam Sulteng di luar negeri, Badan Promosi dan Penanaman Modal Daerah (BPPMD) Sulteng juga tak melupakan peluang di dalam negeri. Karena itu, Bidang Kerja Sama BPPMD Sulteng mempromosikan sumber daya alam kepada Badan Koordinasi Penanam Modal (BKPM) Semarang serta pengusana UKM di daerah itu.
Promosi tersebut mendapat respons positif dimana akan dilakukan penandatanganan Memorandum Of Understanding (MOU)bidang temu usaha antara BPPMD Sulteng dengan BPKM Semarang tanggal 3 Juli di Semarang. Penandatanganan kerja sama dilakukan Kepala BPPMD Sulteng Dr H Suaib Djafar MSi dan kepala BKPM Semarang.
Suaib Djafar mengatakan, promosi potensi sumber daya alam merupakan program kerja pemerintah daerah yang dilakukan tidak saja ke luar negeri tetapi juga dalam negeri. Kata Suaib, promosi dilakukan sebagai implementasi dari visi misi Pemerintah Provinsi Sulteng terkait pengembangan agribisnis dan kelautan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing.
‘’Peningkatan kualitas SDM di sini bukan saja para birokrat, tetapi juga SDM para pelaku usaha dan petani. Tindak lanjut kerja sama dengan BKPM Semarang kami akan melakukan pertemuan dengan instansi terkait seperti Kadin dan perbankan. Hal ini untuk menindaklanjuti kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulteng dengan perbankan beberapa waktu lalu,’’ kata Suaib Djafar.
Suaib mengaku akan mempromosikan potensi yang dimiliki Sulteng pada acara penandatanganan kerja sama dengan BKPM Semarang. Pada acara itu nanti akan dihadiri para pengusaha dan pelaku UKM.
Menurut Suaib, meski belum dilakukan penandatanganan kerja sama, pelaku usaha di Semarang sudah tertarik potensi perkebunan Sulteng, yakni komoditi pala. ‘’Mereka minta pada kami soal komoditi pala. Komoditi pala ada di lima kabupaten yakni Donggala, Parimo, Tolitoli, Buol dan Morowali.
Pala termasuk salah satu dari 10 komoditi perkebunan di Sulteng. Berdasarkan data BPS Sulteng, tahun 2010 luas panen sebesar 1.608 Ha dengan produksi mencapai 64 ton. ‘’Kami sudah kirimkan data komoditi pala kepada pengusaha di Semarang,’’ kata Suaib.
Suaib mengaku belum mengetahui berapa jumlah kebutuhan pala yang diminta. Karena itu dalam pertemuan di Semarang nanti akan terjadi dialog sehingga bisa diketahui berapa yang dibutuhkan. Terkait dengan itu pihak BPPMD akan menindaklanjut dengan instansi terkait.(sya)
Edisi Radar Sulteng
  • Jumat, 22 Agustus 2014
Search
Latest Guestbook
Copyright @ 2011 Media Link. All Rights Reserved.