Newsticker : Home | Guestbook | Arsip
Berita Rubrik Sulteng
Selasa, 2 April 2013

Berharap Hasil UN Lebih Baik Lagi

*Pelaksana UN Kabupaten/Kota se Sulteng Teken Pakta Integritas

PALU- Dua kegiatan penting dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, terkait Ujian Nasional (UN) tahun 2013 yang dimulai 15 April mendatang. Kedua kegiatan itu adalah penandatangan kerja sama dengan dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten/kota se Sulteng mengenai pelaksanaan ujian nasional di kabupaten, serta penandatanganan pakta integritas terkait dana subsidi untuk pelaksanaan ujian nasional di kabupaten/kota se Sulteng.
Kemarin (1/4), bertempat di Hotel Palu Golden dilakukan penandatanganan kerja sama itu oleh kepala dinas pendidikan kabupaten/kota se Sulteng, disaksikan langsung Kepala Dinas Dikbud Daerah Sulteng H Abubakar Almahdali SE MSi, Ketua Panitia UN 2013 tingkat Provinsi Sulteng Hj Fadlun A. Hamid SH MH, serta wakil dari Universitas Tadulako (Untad).
H Abubakar Almahdali pada kegiatan itu menyampaikan beberapa hal penting terkait kerja sama tersebut. Dia mengatakan, perjanjian kerja sama itu sangat penting bagi pelaksanaan ujian nasional di masing-masing daerah. Serta memiliki kekuatan hukum yang mengikat kedua pihak khususnya terkait penyaluran dana subsidi untuk pelaksanaan ujian nasional di masing-masing daerah.
Karena itu, Abubakar meminta pelaksana ujian di masing-masing kabupaten dan kota untuk berlaku amanah, melaksanakan tugas dengan baik sesuai ketentuan yang ada dan penuh tanggung jawab. ‘’Yang paling penting dana yang digunakan dapat dipertanggungjawabkan,’’ kata Abubakar.
Terkait dengan pakta integritas, selain menyangkut penggunaan dana, dia juga meminta pihak-pihak terkait dapat menjaga kerahasiaan ujian nasional. ‘’Meskipun ini sudah rutin dilakukan setiap tahun, tetapi pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan kualitas ujian nasional. Misalnya dari sebelumnya 5 paket soal ujian berbeda, tahun ini menjadi 20 paket,’’ katanya.
Artinya, lanjut Kadis Dikbud, semua pihak harus memiliki tanggung jawab moral untuk melaksanakan ujian nasional secara jujur dan bertanggung jawab.
Untuk itu dia meminta para kepala sekolah dan guru untuk memberi pemahaman kepada siswa peserta ujian nasional, bahwa tidak mudah percaya bila ada jawaban soal ujian yang beredar melalui SMS. ‘’Beri pengertian kepada siswa bahwa semua itu bohong dan jangan dipercaya,’’ tegas Kadis Dikbud.
Dengan adanya kerja sama, dia mengharapkan pelaksanaan ujian nasional di seluruh kabupaten dan kota se Sulteng berjalan lancar dan aman. Bahkan dia berharap hasil ujian nasional secara kuantitas dan kualitas di Sulteng tahun 2013, lebih baik dari tahun lalu. Bila pun meleset, yang penting adalah aspek kejujuran sudah diterapkan oleh siswa, guru dan kepala sekolah.(sya)
Edisi Radar Sulteng
  • Minggu, 27 Juli 2014
Search
Latest Guestbook
Copyright @ 2011 Media Link. All Rights Reserved.