Newsticker : Home | Guestbook | Arsip
Berita Rubrik Sulteng
Selasa, 17 Juli 2012

Pekerja Tambang Serbu Kantor DPRD



TOLAK PERMEN: Sejumlah pekerja tambang saat melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Sulteng, Senin kemarin yang menyuarakan penolakan terhadap Permen ESDM Nomor 11 Tahun 2012 yang dinilai merugikan para pekerja di Kabupaten Morowali.AGUNG
PALU – Ratusan pekerja tambang asal Kabupaten Morowali, Senin (16/7) kemarin beramai-ramai mendatangi Gedung DPRD Sulteng di Jalan Sam Ratulangi, Palu. Mereka rela datang dari Kabupaten Morowali guna menyuarakan langsung kepada Anggota DPRD Sulteng tentang penolakan para pekerja tambang di Morowali, atas terbitnya Peraturan Menteri (Permen) ESDM  nomor 11 tahun 2012 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 07 Tahun 2012 Tentang Peningkatan Nilai Tambah Mineral Melalui Kegiatan Pengolahan Dan Pemurnian Mineral.
Penambang juga menolak Peraturan Menteri Keuangan nomor 75 Tahun 2012 tentang Peningkatan Nilai Tambah bagi Negara yang dirasa malah dapat mengancam tutupnya ratusan perusahaan tambang di Kabupaten Morowali.
Koordinator lapangan, Kuswandi dalam orasinya, mengatakan sejak diberlakukan aturan tersebut pada 26 Mei lalu, secara serentak sekitar ratusan perusahaan berhenti beroperasi. “Dengan berlakunya kedua permen itu, jutaan pekerja tambang terancam kehilangan pekerjaan. Untuk Sulteng sendiri 27 ribu diantaranya telah di-PHK,” kata dia.
Dia menjelaskan, peraturan yang dibuat oleh kedua kementerian tersebut, hanya menguntungkan para pemegang kontrak karya asing dalam industri tambang dan mematikan pengusaha lokal. “Untuk itu, kami dengan tegas menolak peraturan menteri tersebut dan menuntut pemerintah membayar pesangon para pekerja tambang yang terkena dampak peraturan itu, serta wajib menyediakan lapangan pekerjaan bagi pekerja yang terkena PHK dan menasionalisasikan aset tambang/migas seluruh Indonesia,” kata Koordinator Lapangan Spartan Region Sulteng ini.
Tidak hanya itu, massa aksi juga meminta kepada para anggota dewan memberikan dukungan tertulisnya terhadap penolakan Permen ESDM dan Permen Keuangan. Massa yang merupakan para pekerja di sejumlah Perusahaan Tambang di Morowali ini kemudian menduduki Gedung DPRD hingga sore kemarin. Meski demikian, aksi itu berjalan damai dibawah pengawalan aparat kepolisian dari Polres Palu.(agg)
Edisi Radar Sulteng
  • Minggu, 23 November 2014
Search
Latest Guestbook
Copyright @ 2011 Media Link. All Rights Reserved.