Newsticker : Home | Guestbook | Arsip
Berita Rubrik Sulteng
Selasa, 17 Juli 2012

Ruang Kerja Bupati Dirusak Warga

** Pelakunya Diduga Kurang Waras

BUOL - Ruang kerja Bupati Buol bagian depannya dan ruang kerja Bagian Humas dan Protokoler Pemkab Buol dirusak oleh oknum warga yang belakangan diketahui bernama Iwan (24), warga Kelurahan Kali, Kecamatan Biau Kabupaten Buol. Polisi saat ini masih menyelidiki motif dari aksi pengrusakan tersebut.
Daeng Malanti, staf di Bagian Humas dan Protokoler Pemkab Buol mengaku kaget melihat ruang kerja Bagian Humas rusak berantakan, sebagian kliping koran hilang dan arsip koran dari berbagai media, termasuk Radar Sulteng dan media nasional ada yang hilang. “Saya baru tahu hilangnya semua koran-koran pada Senin (16/7) pukul 07.30 Wita,” jelasnya merinci.
Kata Daeng, koran-koran dan kliping koran itu hilang, karena diduga dipakai untuk membakar bagian depan ruang kerja Bupati Buol H Amran Batalipu di lantai III dan ruang Humas dan Protokoler di lantai I. “Warga itu diduga kurang waras. Koran-koran dari ruang Humas dan Protokoler dibawa pelaku ke atas ke bagian depan ruang kerja pak bupati untuk dibakar,” jelas Daeng Malanti.
Selain mengambil semua koran arsip milik Bagian Humas dan Protokoler, dan membakar bagian depan ruang Bupati di lantai III kantor Bupati Buol, oknum tersebut juga menghancurkan lemari pajangan (etalase) arsip foto kegiatan Bupati dan Pemkab Buol. “Lihat ini, semua kaca-kaca ini pecah dari lemari etalase foto kegiatan Bupati,” ujarnya lagi.
Sementara Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Buol, Moh Taufiq STIP yang dikonfirmasi membenarkan telah terjadi pengrusakan di ruang kerja bagian Humas dan Protokoler. Kata dia, pihak Pemkab Buol telah melaporkan kasus itu ke Polsek Biau untuk dilakukan olah TKP dan menyelidiki kasusnya. Dari hasil laporan tersebut polisi sudah melakukan olah TKP pada pukul 08.30 Wita, dan sedang menyelidiki motif di balik terjadinya kasus tersebut.
Beberapa sumber yang ditemui di kantor Bupati Buol Senin kemarin, yang meminta namanya dirahasiakan, menduga kuat meski pelakunya orang gila alias tidak waras, tetapi ada kemungkinan pelaku dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab yang bisa saja menggunakan “tenaganya” untuk merusak beberapa bagian penting di kantor Bupati. Kata dia, dugaan itu setelah melihat beberapa peristiwa terakhir yang terjadi hampir beruntun, termasuk terbakarnya studio Radio Pemerintah Daerah (RPD) milik Pemkab Buol belum lama ini. Akan tetapi sumber tersebut menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kasus itu kepada aparat hukum, sehingga menemukan motif peristiwa itu. Sumber juga berharap agar polisi menghentikan aksi teror ini, karema meresahkan dan berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di Buol pasca Pemilukada.(mch)
 
Edisi Radar Sulteng
  • Sabtu, 1 November 2014
Search
Latest Guestbook
Copyright @ 2011 Media Link. All Rights Reserved.