Newsticker : Home | Guestbook | Arsip
Berita Rubrik Daerah
Senin, 4 Maret 2013

Partai Demokrat Buol Tak Punya Ketua

** Masa Jabatan Abd Razak Telah Berakhir 2011

BUOL – Kekosongan jabatan Ketua Umum di Partai Demokrat tidak saja terjadi di jajaran DPP, tapi juga di DPC, seperti di DPC Kabupaten Buol, yang masa jabatan Ketua DPC Partai Demokrat Buol Abd Razak BM Radjak, yang telah berakhir 2011. Kondisi ini akan menyulitkan Kader Partai Demokrat Kabupaten Buol saat menghadapi Pemilu 2014.
Hingga kini para pengurus partai Demokrat Buol belum menggelar Musyawarah cabang (Musab) untuk melakukan konsolidasi pengurus dan anggota sekaligus mencari ketua yang baru.
Seperti diketahui, salah satu syarat menjadi calon anggota legislatif (caleg) adalah mendapatkan pengesahan dari unsur pimpinan yaitu ketua partai.  “Kader partai dari Partai Demokrat dikhawatirkan tidak akan ikut Pemilu 2014, karena tidak memiliki ketua yang baru setelah pengurusnya memasuki masa demisioner sejak 2011. Sebab salah satu syarat menjadi caleg harusnya mendapatkan tandatangan ketua. Nah, posisi sekarang di Demokrat justru tidak memiliki pengurus, apalagi ketua,“ jelas seorang anggota Partai Demokrat Buol, yang minta namanya dirahasiakan kepada Radar Sulteng, Sabtu (2/3).
Karena itu, salah satu solusi yang ditawarkan kepada DPD Partai Demokrat Provinsi Sulteng adalah selekasnya menggelar Musda untuk melahirkan ketua baru atau melakukan penunjukkan pelaksana tugas (Plt) terhadap salah satu kader yang dianggap terbaik dan cakap memimpin partai berlambang mercy itu di Kabupaten Buol.  Namun salah satu solusi yang ditempuh itu, syaratnya mendapat persetujuan dari DPP Partai Demokrat dan majelis Tinggi Partai Demokrat.
Akan tetapi, menurut sumber tersebut, tawaran yang bakal ditempuh oleh DPD adalah mencari figur melalui penunjukan plt, disebabkan waktu menggelar Musda diprediksi bakal menyita waktu dan lama untuk digelar, sementara proses penyusunan daftar caleg sudah begitu mendesak, sehingga ditawarkanlah Plt ketua untuk menyingkat waktu. Selanjutnya, tawaran tersebut diminta diperkuat oleh pimpinan kecamatan. “DPD Demokrat Sulteng menawarkan satu langkah terbaik yaitu langsung mencari figur untuk dijadikan Plt Ketua DPC. Tetapi kami meminta agar tawaran itu diperkuat lagi atau mendapat dukungan sepenuhnya dari kawan-kawan pengurus kecamatan,“ ungkapnya lagi.
Desakan untuk segera menunjuk Plt Ketua Partai Demokrat Buol oleh DPD Partai Demokrat Sulteng, agar proses penyusunan caleg dapat dilakukan. Informasi yang himpun dari berbagai sumber di Kabupaten Buol, sedikitnya ada dua kader yang bakal diusung untuk menjadi Plt Ketua yaitu Kasmat Ibrahim dan Moh Zukri Hi Salam. Kedua figur ini akan menggantikan posisi Abd Razak BM Radjak di posisi ketua. Keduanyapun memiliki integritas yang tinggi untuk memimpin partai di Kabupaten Buol.(mch)
Edisi Radar Sulteng
  • Sabtu, 25 Oktober 2014
Search
Latest Guestbook
Copyright @ 2011 Media Link. All Rights Reserved.