Newsticker : Home | Guestbook | Arsip
Berita Rubrik Politika
Senin, 19 Agustus 2013

8 Pasangan Calon Kampanye Bersama

Kapolres dan Dandim Minta Kandidat Patuhi Kesepakatan Damai

DONGGALA – Pelaksanaan kampanye damai 8 pasangan calon Bupati Donggala periode 2013-2018 berlangsung tertib. Kampanye damai sebagai awal pelaksanaan kampanye Pemilukada yang dimulakan hari ini (19/8), digelar Sabtu (17/8) lalu, yang ditandai konvoi bersama dengan mengelilingi kota Donggala dengan mengambil start di kantor KPU Donggala.
Sebelum menggelar konvoi bersama yang dilepas oleh Kapolres Donggala Guruh Arif Darmawan bersama Bupati Donggala Habir Ponulele, Dandim Rudy Wahyudiono, Ketua DPRD Donggala Ahmad Mardjanu, dan Ketua KPU Donggala MahfudMasuara, delapan pasangan calon dan tim sukses masing-masing, menandatangani butir-butir kesepakatan damai di kantor KPU Donggala. Proses penandatanganan butir-butir kesepakatan damai itu dipimpin oleh Ketua KPU Donggala Mahfud Masuara.
Ada sembilan isi kesepakatan damai yang disepakati oleh para kandidat dan tim sukses masing-masing, yakni bersedia melaksanakan Pemilukada dengan jujur, adil, bermartabat dan demokratis, bersedia melaksanakan kerjasama dengan Polisi, TNI, Satpol PP, KPU, dan Panwas. Bersedia melaksanakan kampanye dengan tidak saling menjatuhkan dan mengungkap aib pasangan calon yang lain serta tidak mengangkat isu Sara.
Kemudian bersedia melaksanakan kampanye damai sesuai jadwal kampanye yang telah disepakati, bersedia melaksanakan kampanye berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, bersedia untuk tidak melakukan tindakan anakisme, baik dalam masa kampanye maupun sesudahnya, bersedia menerima dengan tulus dan ikhlas kemenangan dan kekalahan serta mengutamakan penyelesaian sengketa hukum melalui mekanisme peradilan, masing-masing kandidat dan tim pemenangan bersedia mencabut alat peraga dan atribut kampanye pada saat masa tenang dan apabila terdapat sisa, maka dicabut oleh Satpol PP dan Panwas. Kesepakatan yang terakhir adalah semua kandidat dan tim harus tunduk dengan kesepatan tersebut, karena jika tidak, maka harus diberikan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pada kesempatan itu, Kapolres Donggala Guruh Arif Darmawan dan Dandim Donggala Rudy Wahyudiono, meminta para kandidat untuk mematuhi seluruh kesepakatan damai tersebut, sehingga selama proses Pemilukada, dapat terjaga stabilitas di Kabupaten Donggala.
Seperti diketahui, pada pelaksanaan Pemilukada Kabupaten Donggala yang akan dihelat 4 September mendatang, akan diikuti delapan pasangan kandidat yang akan bertarung memperebutkan jabatan Bupati dan Wakil Bupati Donggala Periode 2013-2018, yakni pasangan Irham T Maskura-Afred Kabo (Independen), Burhanuddin Lamadjido-Ta’rifin Masuara (PPRN dan Partai Non Seat), Burhanuddin Yado-Idham Pagaluma (Independen), Kasman Lassa-Vera Elena Laruni (Independen), Asgar Ali Djuhaepa-Moh Fajar Panggagau (PPP-Hanura), Akris Fattah Yunus-Maulidin Labalo (Gerindra-PDIP), Kasmudin Haluddin-Abubakar Aljufrie (Demokrat-Patriot), dan Anita Bugiswaty Noerdin-Abd Chair A Mahmud (Golkar-PAN-PKB-PKS-PBB).(fer)
Edisi Radar Sulteng
  • Minggu, 23 November 2014
Search
Latest Guestbook
Copyright @ 2011 Media Link. All Rights Reserved.