Newsticker : Home | Guestbook | Arsip
Berita Rubrik Politika
Jumat, 30 November 2012

Gugatan Pembatalan Nomor Urut Paslon Berlanjut



PALU – Gugatan pembatalan nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Morowali oleh mantan  pasangan bakal calon (Balon) independen Mardiman Sane dan Ramadan Sotaring ternyata masih tetap berlanjut. Meski   Pemilukada Morowali tahun 2012  sudah selesai digelar beberapa hari lalu.
Kamis (29/11) sidang gugatan terhadap KPU Morowali itu kembali digelar. Kali ini agenda sidang adalah mendengar kesaksian salah satunya dari Ketua Panwaslukada Morowali Tanwir Lamaming.
Dalam keterangannya kepada majelis hakim yang diketuai oleh H Satibi Umar, Tanwir mengatakan bahwa penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati yang disusul dengan penetapan nomor urut sah karena sudah sesuai dengan prosedur.
Mardiman dan Ramadan sempat mengejar Ketua Panwas ini dengan pertanyaan soal lolosnya pasangan urut nomor 3 Andi Muhammad sebagai calon Bupati
Menurut Tanwir bahwa sebelum penetapan nomor urut dia sudah berkoordinasi dengan KPU. Waktu itu kata Tanwir semuanya diserahkan kepada KPU.
Dikatakan Tanwir lolosnya pasangan Andi Muhammad-Saiman hanya sebagai kesalahan administrasi saja.
Sementara mengenai tidak lolosnya pasangan independen untuk menjadi peserta Pemilukada kata Tanwir, karena tidak mampu memenuhi syarat dukungan minimal yang ditetapkan.
Selain itu kata Tanwir saat melakukan pengawasan atas verifikasi menemukan adanya dukungan   fiktif dalam dokumen dukungan tambahan terhadap  pasangan bakal calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Morowali  dari jalur perseorangan.
“Ada orang yang sudah meninggal beberapa tahun lalu namun masih memberikan dukungan kepada salah satu pasangan calon independen,” kata Tanwir Lamaming.
Adanya orang yang tidak mendukung Paslon Independen. Namun masuk dalam daftar dukungan t ditemukan di beberapa kecamatan seperti Kecamatan Bungku Timur, Bungku Tengah, Bungku Barat, Bumi Raya, Witaponda, Petasia Timur dan Petasia.
Selain dukungan fiktif kata Tanwir juga ditemukan sejumlah nama yang sudah diajukan pada dukungan pertama kembali muncul pada putaran kedua ini. Berdasarkan peraturan kata Tanwi maka nama-nama yang melakukan dukungan fiktif harus dicoret.(zai)
Edisi Radar Sulteng
  • Rabu, 16 April 2014
Search
Latest Guestbook
Copyright @ 2011 Media Link. All Rights Reserved.