Newsticker : Home | Guestbook | Arsip
Berita Rubrik Palu Kota Teluk
Senin, 3 September 2012

Pembebasan Lahan Bandara Belum Tuntas



PALU- Meski saat ini pembangunan Bandara Mutiara tengah dilaksanakan, namun Pemkot Palu belum sepenuhnya menuntaskan persoalan pembebasan lahan milik warga yang akan dijadikan area perluasan, baik dari sisi darat maupun landas pacu atau sisi udara. Menurut Kabag Administrasi Pemerintahan Sekda Kota Palu, Drs Arfan MSi, saat ini masih sekitar tujuh warga yang belum mau membebaskan lahannya dan menerima biaya ganti rugi yang ditetapkan oleh pemerintah melalui tim pengadaan tanah. "Untuk sisi udara, masih sekitar 4 hektare lahan milik tujuh warga di Kelurahan Lasoani yang belum dibebaskan. Tetapi tim masih terus melakukan pendekatan persuasif kepada warga pemilik lahan,"ujarnya. Kata Arfan, penolakan warga yang akan dibebaskan lahannya, masih terkait besar biaya ganti rugi yang ditetapkan pemerintah melalui tim yakni Rp125 ribu per meter. Menurutnya, meski belum sepakat terkait masalah harga, Arfan memastikan jika lahan warga yang masuk dalam area perluasan Bandara Mutiara khususnya pada sisi udara akan tetap dibebaskan. "Sebagian besar warga yang lahannya juga masuk dalam area perluasan bandara, sudah menerima biaya ganti rugi. Dan untuk warga yang hingga kini masih berkeras pemerintah akan melakukan upaya-upaya sesuai aturan untuk bisa membebaskan lahan tersebut," urainya. Jika pembebasan lahan pada sisi udara akan terus diupayakan oleh Pemkot Palu, berbeda dengan proses pembebasan lahan untuk sisi darat. Kata Arfan, untuk sisi darat tim pengadaan tanah juga masih menyisahkan lahan warga yang belum dibebaskan. "Untuk sisi darat tidak ada masalah lagi. Meski belum menuntaskan semua, namun pembebasan lahan dianggap sudah cukup dengan yang ada saat ini," sebutnya. Untuk total luas lahan warga yang belum dibebaskan pada tahap II ini, seluas kurang lebih 4 hektare, Pemkot masih menyisahkan anggaran sebesar Rp3,9 miliar dari total anggaran pembebasan lahan tahap II sebesar Rp20 miliar. Sedang untuk tahap III yang meliputi pembebasan lahan seluas 900x60 meter, Kata Arfan, Pemkot masih akan membutuhkan anggaran pembebasan lahan sebesar Rp28 miliar. "Untuk sisa lahan yang belum dibebaskan, akan diupayakan rampung pada 2013 ini. Baru kemudian dilakukan pembebasan lahan tahap III," tandasnya. (Ima)
Edisi Radar Sulteng
  • Selasa, 21 Oktober 2014
Search
Latest Guestbook
Copyright @ 2011 Media Link. All Rights Reserved.