Newsticker : Home | Guestbook | Arsip
Berita Rubrik Palu Kota Teluk
Sabtu, 28 Juli 2012

I Gusti Ngurah Rai Langganan Macet



PALU – Keberadaan empat lampu merah  di perempatan jalan I Gusti Ngurah Rai, jalan Basuki Rahmat, jalan Touwa dan jalan Emmy Saelan,  seakan tidak memiliki arti apa-apa.  Pasalnya kendaraan yang melintas menjadi tidak teratur karena semuanya ingin saling mendahului, akibatnya pertemuan diantara kendaraan tidak bisa terhindarkan.
Dari amatan  Radar Sulteng, sumber kemacetan dari keempat jalan tersebut masih banyak di dominasi kendaraan yang berada di jalan I Gusti Ngurah Rai. Karena di samping padatnya kendaraan, lebar jalan sangat sempit dan parahnya lagi rumah dan tempat usaha yang berada di kiri kanan jalan dekat dengan garis sempadan jalan.
Irfan bersama Muksin, warga yang melintas di  jalan I Gusti Ngurah Rai mengeluhkan  kemacetan yang hampir setiap hari terjadi. Menurut Irfan, kondisi itu mengesankan tidak ada solusi dari pemerintah untuk menanggulangi kemacetan yang terjadi.
“Mestinya sejak dulu sudah menjadi perhatian serius, namun kenyataannya sama sekali tidak ada. Justru yang dilakukan hanya menambal sulam jalan yang rusak namun tidak berpikir bagaimana cara untuk melebarkan lagi jalan yang sempit tersebut,”kata Irfan.
Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palu, Hindro Surahmat mengatakan bahwa pihaknya selama ini mengakui jika di perempatan jalur jalan I Gusti Ngurah Rai tersebut sering macet. Hanya saja yang sangat disesalkan adalah warga yang membawa kendaraan yang melintas kadangkala tidak patuh terhadap lampu pengatur jalan yang sudah ada. Semuanya ingin untuk saling mendahului akibatnya penumpukan kendaraan terjadi di tengah jalan sehingga itu sudah bisa dipastikan kemacetakan tidak akan bisa dielakkan.
  Sebenarnya, papar Hindro, lebar jalan juga menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kemacetan, karena kendaraan yang melintas harus ekstra hati-hati agar tidak saling bersenggolan ataukah menyentuh trotoar jalan yang berada tepat di kedua sisi jalan terutama di sepanjang jalan I Gusti Ngurah Rai tersebut. Olehnya, persoalan ini mesti harus cepat diatasi salah satunya adalah dengan pelebaran jalan agar kendaraan yang melintas bisa lebih lega.(suf)
 
 
Edisi Radar Sulteng
  • Senin, 22 September 2014
Search
Latest Guestbook
Copyright @ 2011 Media Link. All Rights Reserved.