Newsticker : Home | Guestbook | Arsip
Berita Rubrik Palu Kota Teluk
Jumat, 3 Januari 2014

24.000 Jiwa Diintegrasikan Jadi Peserta BPJS



PALU- Pemerintah Kota Palu telah menyanggupi Peserta Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) untuk diintegrasikan ke dalam Badan Penyelenggaran Jaminan Kesehatan Sosial (BPJS) Kesehatan, sebagai upaya mendukung program pelaksanaan sistem jaminan sosial nasional (SJSN) yang telah dimulai 1 Januari 2014.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Cabang BPJS Palu, Muhammad Aras S.Si Apt  kepada Radar Sulteng.
Menurut Muhammad Aras, peserta Jamkesda yang telah diintegrasikan ke BPJS masih sama dengan peserta Jamkesda tahun 2013, yakni kurang lebih 24.000 jiwa untuk wilayah Kota Palu. Mengingat Pemerintah Kota Palu telah menyanggupi iuran yang telah ditentukan BPJS, atau sama dengan peserta penerima Bantuan Iuran (PBI) yaitu orang miskin dan tidak mampu, iurannya dibayarkan oleh pemerintah melalui APBN. Iuran PBI yang telah disepakati yakni sebesar Rp19.225 per orang atau perkepala  untuk sekitar 24.000 jiwa .
”Nah karena Kota Palu sudah menyanggupi, maka untuk Jamkesda Kota Palu telah diintegrasikan ke BPJS,” jelasnya.
Sedangkan untuk cakupan pelayanan  BPJS, menurutnya menjadi lebih luas dibandingkan saat masih menjadi Askes. ”Jadi, memang untuk pelayanan BPJS ini, pelayanan hampir sama saat masih menjadi Askes yakni mulai dari pelayanan dasarnya dari  puskesmas, kemudian di rujuk ke rumah sakit (RS),”jelasnya.
Menurut Muhammad Aras, untuk pelayanan Askes setelah menjadi BPJS, pelayanannya sendiri menjadi lebih luas serta pelayanan di puskesmas akan lebih meningkat. “Olehnya itu, dengan BPJS pelayanan kesehatan menjadi  lebih luas, tidak hanya berlaku di lokal Palu saja, namun dengan  kartu BPJS, kita bisa berobat di wilayah mana saja ketika kita sakit, ” jelasnya.
Menurutnya, dana yang dianggarkan untuk Jamkesda oleh pemerintah Kota Palu, pengelolaannya akan diserahkan kepada BPJS Kesehatan langsung dari APBD. “Karena itu, jika nantinya ada kekurangan dan kelebihan biaya, itu sudah menjadi tangung jawab BPJS,” kata Muhammad Aras. (nto)
Edisi Radar Sulteng
  • Sabtu, 25 Oktober 2014
Search
Latest Guestbook
Copyright @ 2011 Media Link. All Rights Reserved.