Newsticker : Home | Guestbook | Arsip
Berita Rubrik Ekonomi dan Bisnis
Sabtu, 3 Agustus 2013

Harga Bawang Merah Tembus Rp90 Ribu



PALU- Harga bawang merah di Kota Palu melonjak hingga Rp85 ribu sampai dengan Rp90 ribu per kilogram di sejumlah pasar tradisionalyang dipantau Radar Sulteng, Kamis (1/8), terutama di pasar tradisional Masomba.
Hal ini juga diakui Iyam (54), salah seorang pedagang bawang merah di pasar Masomba. Ia mengungkapkan, sudah memasuki dua minggu harga bawang merah naik yang sebelumnya Rp75 ribu per kilogram kini naik hingga Rp15 ribuper kilogram. “Memang harga bawang di semua pasar naik dan rata-rata naiknya sama hingga Rp15 ribu per kilogram,” sebutnya.
Menurutnya, harga bawang merah naik bukan hanya dipengaruhi oleh kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) tetapi kelangkaan bawang merah karena permintaan masyarakat yang meningkat dari hari-hari sebelumnya. “Memang tiap tahun kalau bulan ramadan apalagi mendekati lebaran ini pasti barang-barang naik sama dengan bulan Desember atau tahun baru,” jelasnya.
Ia menyebutkan, bawang merah yang ia beli dari beberapa pengumpul bawang yang berada di pasar tradisional Manonda seharga Rp78 ribu per kilogram. “Kalau tidak kita jual mahal apa sudah untungnya kita itu,” ucapnya.
Sementara itu, harga eceran bawang merah dijual dengan harga Rp5 ribu per 7 siung sedangkan harga Rp10 ribu berisi 17 siung per bungkusnya. “Kita bungkus begini supaya pembeli tidak perlu beli satu kilo tapi bisa beli sedikit-sedikit,” terangnya.
Meskipun harga bawang merah mencapai Rp90 ribu, harga bawang putih tetap stabil yaitu Rp25 Ribu per kilogram. “Harga bawang putih tetap tidak ada naik, tidak kaya bawang merah,” tutur Iyam. (lya)
Edisi Radar Sulteng
  • Senin, 21 April 2014
Search
Latest Guestbook
Copyright @ 2011 Media Link. All Rights Reserved.