Newsticker : Home | Guestbook | Arsip
Berita Rubrik Utama
Senin, 10 Juni 2013

Hari Nusantara 2013 DilaunchingHari ini

**Bakal dihadiri 13 Menteri, Libatkan 24 Duta Seni Sulteng

SUKSESKAN: Suasana gladi resik launching hari nusantara 2013, di Mercure Hotel Ancol Jakarta, kemarin (9/6). Tampak penampilan dari sanggar seni Parigata Kabupaten Parigi Moutong, yang akan ikut memeriahkan launching Harnus.NURHAIDAR
JAKARTA - Sesuai perencanaan yang telah ditetapkan sebelumnya, jika tak ada aral melintang hari ini (10/6) pelaksanaan hari nusantara 2013 di Sulawesi Tengah dilaunching. Secara khusus  pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga terlibat langsung dalam acara perkenalan agenda yang menjadi gawe dewan kelautan nasional Indonesia ini.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sulawesi Tengah Hj Sitti Norma Mardjanu mewakili pemerintah tuan rumah, pada sesi Gladi resik di Mercure Hotel, kawasan Ancol Jakarta, kemarin (9/6) mengatakan, acara puncak hari ini akan dihadiri 13 menteri dari kementerian terkait.
"Di antaranya yang akan dihadiri oleh menterinya sendiri yaitu menteri kelautan, menteri parekraf, menteri perhubungan, termasuk nanti yang sudah memastikan hadir Kapolri," ungkap Normakepada wartawan Radar Sulteng, Nurhaedar di Jakarta, kemarin (9/6).
Sebagai tuan rumah, Gubernur Drs H Longki Djanggola, Wakil Gubernur H Sudarto SH MHum dan sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Sulawesi Tengah dipastikan hadir melengkapi seremoni penting menyambut pelaksanaan puncak Hari Nusantara pada 13 Desember mendatang.
Performa khusus juga akan ditampilkan oleh pemerintah Sulteng, yakni penampilan tari Petomu, yang didasari dari Tarian Motaro, merupakan tarian penyambutan tamu oleh masyarakat Sulteng. Tarian ini akan ditampilkan oleh para penampil dari Sanggar seni Silondaya Kabupaten Poso pimpinan Ongki Irfan Mangun.
Juga penampilan dari anak-anak Sanggar Seni Parigata Kabupaten Parigi Moutong. Anak-anak ini menampilkan tarian dan nyanyian "Gemar makan ikan", yang juga diselingi dengan lagu khas Kaili, 'Vose Sakaya" atau mendayung perahu. Lagu ini menggambarkan bahwa Sulawesi Tengah merupakan daerah yang juga memiliki potensi besar di sektor kelautan.
Hari Nusantara 2013 merupakan event persiapan menuju agenda nasional  Sail Tomini tahun 2014 mendatang. Pemerintah Sulteng berharap, launching akan menjadi garis start untuk mulai memacu segala bentuk kesiapan, baik promosi maupun kesiapan teknis yang matang guna keberhasilan pelaksanaan hari nusantara di Sulawesi Tengah mendatang.
"Ini kepercayaan pemerintah pusat kepada kita, sesuai arahan Gubernur, maka kita semua harus terlibat, dan saling mendukung guna suksesnya kegiatan ini,"pungkas Norma.
Kegiatan launching, juga akan turut dilengkapi dengan pameran potensi daerah baik dari sektor kelautan, pariwisata, dan sektor strategis lainnya. Pameran selain melibatkan Dinas Perikanan dan Kelautan Sulawesi Tengah, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, juga Badan Promosi dan Penanaman Modal Daerah Sulteng. (nhr)
Edisi Radar Sulteng
  • Minggu, 20 April 2014
Search
Latest Guestbook
Copyright @ 2011 Media Link. All Rights Reserved.