Newsticker : Home | Guestbook | Arsip
Berita Rubrik Utama
Senin, 3 Juni 2013

Suguhkan Keindahan Palu dari Ketinggian



DARI ATAS : Sejumlah paraglider nasional maupun internasional yang ikut serta dalam Indonesian Open Paragliding Competition 2013, yang digelar mulai 1 Juni hingga 6 Juni mendatang.AGUNG SUMANDJAYA
PARA atlet paralayang nasional maupun internasional disuguhkan keindahan Kota Palu dari atas ketinggian gunung Matantimali. Sejumlah atlet paralayan tersebut, berlomba dalam Indonesian Open Paragliding Competition 2013, yang digelar mulai 1 Juni lalu.
Ditemui Minggu kemarin (2/6), Ketua Pertandingan Nixon menuturkan, ada sekitar 25 paraglider atau atlet paralayang dari tiga negara, Singapura, Korea Selatan serta tuan rumah Indonesia. Kegiatan sendiri menurut dia, akan digelar selama enam hari.
“Jika cuaca terus baik seperti ini, mudah-mudahan pertandingan bisa sampai hari ke enam,” terang Nixon, yang juga salah satu pengurus PB FASI ini.
Kegiatan yang berskala internasional ini, kata dia sudah jauh-jauh hari dipromosikan kepada para atlet-atlet paralayang dari luar negeri. Namun hanya dua negara luar, yang menyatakan diri ikut serta dalam kegiatan ini. Meski demikian, Nixon mengaku kegiatan ini masih merupakan kegiatan awal, untuk menggelar kegiatan yang lebih besar lagi.
“Matantimali ini merupakan salah satu tempat yang terbaik di Indonesia, dibanding daerah lain. Untuk itu, di ajang lebih besar lagi kami masih memilih Matantimali sebagai tempat diadakannya Paragliding Competition nantinya,” jelasnya.
Pegunungan Matantimali sendiri, kata Nixon yang juga mantan atlet paragliding ini, memiliki keunggulan tersendiri dengan daerah-daerah lainnya. Areal take off atau tinggal landas yang cukup luas, sehingga memberikan banyak keuntungan bagi sejumlah paraglider.
Keuntungan lain,lokasi ini bagi paraglider, yakniakses transportasi yang sangat mudah. Kendaraan roda dua maupun empat bisa mencapai tempat ini.Lokasi yang menghadap ke lembah palu dan Teluk Palu menjadikan Matantimali tempat favorit bagi paraglider, selain untuk olahraga juga untuk wisata.
Di hari ke dua, digelarnya Indonesian Open Paragliding Competition 2013, sejumlah peserta masih tampak bersahabat dengan kondisi cuaca, dan landing dengan mulus di sekitar lapangan Kecamatan Kinovaro, Kabupaten Sigi. Untuk kelas yang diperlombakan sendiri, yakni Cross Country dan ketepatan mendarat. Di dua kelas yang dilombakan ini, sejumlah paraglider asal negeri gingseng masih mendominasi dihari kedua kemarin. (agg)
Edisi Radar Sulteng
  • Kamis, 23 Oktober 2014
Search
Latest Guestbook
Copyright @ 2011 Media Link. All Rights Reserved.