Newsticker : Home | Guestbook | Arsip
Berita Rubrik Utama
Senin, 9 Juli 2012

Ratusan Mahasiswa Untad Kunjungi PT Astra Agro Lestari

Mengenal Lebih Dekat Aktivitas Perusahaan Sawit

DIALOG: Mahasiswa berdialog langsung dengan salah seorang karyawan PT Astra Agro Lestari.Amat Banjir
MAMUJU UTARA- Sebanyak 210 orang mahasiswa Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako (Untad) melakukan kunjungan studi di perkebunan dan pabrik pengolahan sawit milik PT Astra Agro Lestari, di Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Mamuju Utara, Sabtu (7/7).
Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa berkesempatan menyaksikan langsung kegiatan di perusahaan itu, mulai dari teknik pembibitan sawit, pemberian pupuk, panen, hingga sistem kerja pabrik, termasuk pengangkutan pasca pemabrikan.
“Sesuai dengan kebutuhan yang diajukan oleh dosen pembimbing, para mahasiswa kami ajak melihat aktivitas perusahaan, mulai dari penanaman di area perkebunan hingga proses pengolahan pabrik,” ungkap pihak PT Astra Agro Lestari, Ir Made Suwana, yang ditemui di lokasi.
Selain mendapat penjelasan dari pihak pemandu (karyawan perusahaan), dalam kunjungan tersebut para mahasiswa juga mendapat kesempatan melontarkan pertanyaan, seperti keunggulan pupuk atau racun hama yang digunakan PT Astra Agro Lestari dibandingkan dengan yang digunakan pada perkebunan kelapa sawit di perusahaan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut para mahasiswa juga diajak mengunjungi kawasan konservasi Hutan dan Goa Kareke (Goa Kelelawar) yang terdapat di lingkungan area perkebunan sawit perusahaan tersebut.
Menurut pihak perusahaan, mereka memanfaatkan kotoran kelelawar untuk dijadikan pupuk. Kotoran kelelawar padat mereka kumpulkan dengan karung lalu diletakkan di sekitar tanaman sawit. Sementara kotoran kelelawar berbentuk cair dialirkan menggunakan pipa ke lubang yang sengaja dibuat di antara pohon sawit.
“Jadi pihak perusahaan juga berusaha memanfaatkan apa yang tersedia di sekitar lingkungan kita untuk dimanfaatkan dalam meningkatkan hasil panen, salah satunya memanfaatkan kotoran kelelawar sebagai pupuk. Hal ini sekaligus membantu menjaga kebersihan goa,” ungkap Made Suwana.
Menurut Made, dari hasil pengamatan yang mereka lakukan selama beberapa tahun terakhir, kotoran Kelelawar diakuinya merupakan pupuk berkualitas baik, dimana hasil panen pada area yang menggunakan pupuk tersebut terus mengalami peningkatan, baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya.
Sementara itu salah seorang Dosen Fakultas Pertanian, program studi agroteknologi Asrianty Sp. Msi yang turut serta dalam kegiatan tersebut berharap, kunjungan tersebut dapat memberikan pendalaman bagi mahasiswa tentang sistem kerja yang ada diperusahaan sawit.
“Kami menganggap kunjungan ini sangat penting bagi mahasiswa, sebab untuk memahami sesuatu secara mendalam, khususnya tentang sistem kerja perusahaan sawit, mereka memang harus melihat langsung prosesnya, mulai dari awal, hingga pasca pemabrikan,” ungkap Asrianty.
Sementara itu bagi para mahasiswa kunjungan tersebut tidak hanya menjadi bekal bagi mereka untuk menyelesaikan tugas dibangku kuliah, tetapi juga mengetahui lebih mendalam jalur yang dilalui jika suatu saat mereka berniat bekerja di perusahaan sawit, khususnya PT Astra Agro Lestari.
“Selain menanyakan sistem kerja produksi sawit, kami juga sempat menanyakan soal jalur yang harus dilalui untuk menjadi bagian (karyawan) di PT Astra Agro Lestari,” ungkap Edi Cahyadi, salah seorang mahasiswa.(jir)
Edisi Radar Sulteng
  • Rabu, 26 November 2014
Search
Latest Guestbook
Copyright @ 2011 Media Link. All Rights Reserved.