Newsticker : Home | Guestbook | Arsip
Berita Rubrik Utama
Jumat, 29 Juni 2012

Pesawat Mutiara Air Terbakar



LATIHAN: Sebuah replika pesawat terbakar saat digelar simulasi penyelamatan kecelakaan pesawat di Bandara Mutiara Palu, kemarin (28/6). Tampak beberapa petugas pemadam kebakaran bandara sedang memadamkan api.RONY SANDHI
PALU – Bandara Mutiara Palu, kemarin pagi (28/6), menggelar simulasi penyelamatan kecelakaan pesawat. Kegiatan tersebut dilakukan saat jadwal penerbangan kosong beberapa menit. Simulasi, diskenariokan sebuah pesawat terbakar saat mendarat di Bandara Mutiara Palu.
Dari tower pengawas Bandara Mutiara Palu, menerima informasi, sebuah pesawat Mutiara Air, tujuan Jakarta-Palu mengalami gangguan mesin dan segera melakukan pendaratan darurat. Setelah sekitar setengah jam berputar-putar di udara dan membuang sisa bahan bakar di sekitar Pantai Teluk Palu, akhirnya pesawat yang ditumpangi puluhan penumpang itu mendarat darurat di pinggir landasan bandara.
Petugas pemadam kebakaran bandara dan tim penyelamatan, bersama tim medis yang mendapatkan informasi tersebut, langsung bersiaga di sekitar lokasi pendaratan darurat. Saat pesawat Mutiara Air mendarat, terjadi kebakaran pada badan pesawat. Saat itu juga tim penyelamatan Bandara Mutiara Palu dengan cepat melakukan tugas penyelamatan. Mobil pemadam kebakaran mendekati pesawat yang terbakar dan langsung memadamkannya. Hanya dalam hitungan menit kebakaran pesawat dalam dipadamkan. Sementara puluhan penumpang dinyatakan selamat tidak ada korban jiwa, hanya beberapa orang yang terluka dan sudah mendapat perawatan medis.
“Seperti itulah skenario simulasi kecelakaan pesawat pada simulasi ini,” jelas Kepala Bandara Mutiara Palu, Herson SH.
Menurut Herson yang baru menjabat sekitar enam bulan di Bandara Mutiara Palu, simulasi itu digelar, untuk melatih kembali keahlian dan kesiapan petugas pemadam dan petugas penyelamatan Bandara Mutiara Palu. Sekaligus mencek fungsi dari peralatan yang dimiliki, seperti mobil pemadam kebakaran dan kesiapan tim medis.
“Ini merupakan latihan rutin. Makanya pada latihan ini semua peralatan difungsikan untuk mencek kelayakannya peralatan yang ada, sehingga ketika ada hal yang tidak diinginkan terjadi tim yang ada selalu siap,” demikian Herson. (ron)
Edisi Radar Sulteng
  • Jumat, 28 November 2014
Search
Latest Guestbook
Copyright @ 2011 Media Link. All Rights Reserved.