Newsticker : Home | Guestbook | Arsip
Berita Rubrik Utama
Jumat, 1 Juni 2012

Pengguna dan Pengedar Narkoba Dibekuk

Hasil Kerjasama BNK dan Satnarkoba Polres Poso

BERI KETERANGAN : Kepala BNK bersama Kasat Narkoba dan Kasat Bimas Polres Poso saat Jumpa Pers terkait keberhasilan ungkap Narkoba jenis ganja, kemarin.BUDIYANTOWIHARTO
POSO - Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Poso bersama Satuan Narkoba Polres Poso menangkap RA (36) terduga pengguna sekaligus pengedar narkotika di Poso, pada Rabu malam (30/5). RA ditangkap BNK dan Satnarkoba di kediamannya di belakang perumahan guru SMA I Poso kelurahan Kasintuwu sekitar jam 22.15 wita. “RA kami tangkap basah bersama barang bukti narkoba jenis ganja,” kata Kepala BNK Poso, Drs Muh Yusuf, kepada watawan dikantornya, kamis (31/5). “RA ditangkap tanpa melakukan perlawanan,” sambung Kepala Satnarkoba Polres Poso, Iptu Hendri Burhanudin didampingi Kasat Bimas Polres Poso AKP M Jasman.
Sekarang, RA ditahan di sel Mapolres Poso dengan status tersangka. Barang bukti ganja yang diamankan polisi dari rumah RA sebanyak 8 paket siap jual/edar. Delapan paket barang haram tersebut terdiri dari 7 paket dalam kertas dibalut lakban, dan satu paket dalam lintingan kertas (siap konsumsi) terbungkus dalam plastic bening.
Menurut  Muh Yusuf didampingi Iptu Hendri,  RA merupakan target operasi BNK dan Satnarkoba Polres Poso. Penangkapan RA sendiri  dilakukan BNK dan Satnarkoba berdasar hasil pengembangan penyidikan kasus narkoba (shabu) beberapa waktu lalu. “Kami peroleh informasi RA sebagai terduga pengguna sekaligus pengedar narkoba dari pengembangan kasus sebelumnya. Dan benar, setelah kami tangkap RA dan geledah rumahnya kami dapatkan 8 paket ganja,” beber Muh Yusuf. 
Hari ini (Jum’at, red) barang bukti 8 (delapan) paket Ganja milik  tersangka RA akan digelar di Mapolres Poso.  Kasus ganja RA ini masih dalam tahap pengembangan penyidikan Polres Poso. “Kita lagi kejar dari mana BB ganja didapat dan siapa pemesannya,” sambung Iptu Hendri.
Oleh polisi RA dijerat dengan pasal 111 sub pasal 127 UU Narkotika Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara.  (bud)      
Edisi Radar Sulteng
  • Selasa, 21 Oktober 2014
Search
Latest Guestbook
Copyright @ 2011 Media Link. All Rights Reserved.