Newsticker : Home | Guestbook | Arsip
Berita Rubrik Utama
Jumat, 14 Maret 2014

Pelunasan BPIH 2014 Dimulai Akhir April



JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) saat ini sedang menunggu Peraturan Presiden (Perpres) pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) disahkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Anggito Abimanyu menegaskan, sampai saat ini perpres tersebut belum dikeluarkan.
 Anggito mengatakan, Kemenag memperkirakan perpres pelunasan BPIH 2014 itu dikeluarkan akhir April nanti. "Saat itu juga, calon jamaah haji porsi pemberangkatan 2014 langsung melakukan pelunasan di bank-bank tempat mendaftar atau setor uang muka BPIH dulu," katanya kemarin.
 Menurut Anggito keluarnya perpres untuk memulai pelunasan BPIH itu, didahului dengan peluncuran nama-nama calon jamaah haji yang akan berangkat ke Arab Saudi. Nama-nama calon jamaah haji itu nantinya akan disebar ke kantor-kantor perwakilan Kemenag di daerah-daerah. Dia menegaskan sampai saat ini Kemenag belum melansir nama-nama calon jamaah haji yang berangkat tahun ini.
 Meskipun begitu, Anggito menuturkan calon jamaah haji lunas tunda 2013 (sudah melunasi BPIH 2013 tetap batal berangkat) hampir dipastikan bisa berangkat tahun ini. Kursi mereka otomatis akan memotong kursi jamaah haji yang seharusnya berangkat tahun ini.
 Anggito menuturkan luncuran calon jamaah haji yang seharusnya berangkat tahun lalu itu, merupakan konsekuensi dari pemotongan kuota oleh pemerintah Arab Saudi. Seperti diketahui, kuota haji Indonesia dan negara-negara lainnya, dikepras sebesar 20 persen.
 Sambil menunggu terbitnya pepres pelunasan BPIH itu, Anggito mengatakan calon jamaah haji sudah bisa mempersiapkan diri. Diantaranya adalah menyiapkan uang untuk pelunasan BPIH 2014. Seperti diketahui BPIH 2014 dipatok sebesar USD 3.219 per jamaah haji.
 Dengan kurs rupiah yang berlaku saat ini, maka nominal BPIH 2014 itu setara dengan Rp 36,6 juta. Jika jamaah dulu sudah membayar uang muka Rp 20 juta, maka pelunasannya tinggal membayar sekitar Rp 16,6 juta. Sedangkan bagi jamaah yang membayar uang muka Rp 25 juta, maka pelunasaanya tinggal Rp 11,6 jutaan.
 "Intinya jamaah nanti membayar sesuai dengan kurs yang berlaku ketika melakukan pelunasan," kata dia. Anggito menegaskan bahwa kurs dolar yang berlaku nanti adalah kurs resmi dari Bank Indonesia. Bukan kurs jual bank yang biasanya lebih mahal. Selain itu calon jamaah haji juga diminta rutin mengontrol kondisi kesehatannya.
 Kemenag juga sudah melansir rencana perjalanan haji (RPH) 2014/1435 H. Dalam daftar rencana itu, calon jamaah haji sudah mulai masuk ke asrama haji pada 31 Agustus. Awal pemberangkatan calon jamaah haji gelombang pertama ke Saudi dilaksanakan pada 1 September. Kemudian untuk gelombang kedua dilaksanakan pada 15 September. Kemudian pelaksanaan wukuf di Arafah atau puncak ibadah haji ditetapkan pada 3 Oktober.
 Sementara itu pendaftaran calon jamaah haji baru terus berlangsung. Kemenag memperkirakan tahun ini ada 500 ribu calon jamaah haji pendaftar baru. Dengan kondisi itu, antrean haji (waiting list) semakin mengular. Daerah dengan antrian tercepat adalah Kabupaten Kaur (Bengkulu) yakni hingga 2019 nanti. Sedangkan daerah dengan antrian terpanjang adalah di Kabupaten Wajo (Sulawesi Selatan) yakni hingga 2040 nanti. (jpnn)
Edisi Radar Sulteng
  • Sabtu, 1 November 2014
Search
Latest Guestbook
Copyright @ 2011 Media Link. All Rights Reserved.